Yogyakarta, 28 September 2026 - Satuan Tugas Pencegahan dan
Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) STIKES YKY Yogyakarta
melaksanakan rangkaian audiensi dan diskusi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat Rifka
Annisa Women’s Crisis Centre dan Dinas Pemberdayaan Perempuan,
Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta (DP3AP2
DIY) sebagai upaya memperkuat jejaring, kapasitas, serta mekanisme kolaborasi
dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan
ini dilaksanakan dalam dua agenda yang bertujuan untuk menjadi ruang bertukar
informasi, pengalaman, dan praktik baik dalam membangun sistem pencegahan,
penanganan, pendampingan, serta rujukan bagi korban kekerasan.
Memahami
Mekanisme Layanan dan Pencegahan Kekerasan Bersama Rifka Annisa
Jumat, 18 September 2026, Satgas PPKPT STIKES YKY Yogyakarta
melakukan audiensi dan diskusi bersama Rifka Annisa Women’s Crisis Centre.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif
mengenai mekanisme pelayanan bagi korban sekaligus menggali strategi pencegahan
kekerasan yang dapat diterapkan di lingkungan perguruan tinggi. Dalam diskusi
tersebut, salah satu pokok bahasan utama adalah alur dan mekanisme pelayanan
konseling serta pendampingan bagi korban kekerasan di Rifka Annisa Women’s
Crisis Centre. Pembahasan ini memberikan gambaran mengenai pentingnya
dukungan yang tepat bagi korban serta perlunya mekanisme rujukan yang jelas
ketika korban membutuhkan layanan lanjutan.
Selain aspek layanan korban, diskusi juga membahas strategi
pencegahan kekerasan berbasis perguruan tinggi yang efektif. Pertukaran
pengalaman tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi Satgas PPKPT STIKES YKY
Yogyakarta dalam mengembangkan berbagai upaya pencegahan yang relevan dengan
kebutuhan dan karakteristik lingkungan kampus yang tidak hanya berfokus pada
korban, namun juga pada pelaku agar mendapatkan layanan konseling. Dalam audiensi
ini, juga dibahas mengenai peluang kolaborasi antara Satgas PPKPT STIKES YKY
Yogyakarta dengan Rifka Annisa Women’s Crisis Centre. Beberapa kerjasama
yang dapat dikembangkan antara lain berkaitan dengan edukasi dan pencegahan
kekerasan, peningkatan kapasitas, pendampingan, serta penguatan jejaring
rujukan.
Memperkuat
Koordinasi Lintas Sektor Bersama DP3AP2 DIY
Selanjutnya, pada Selasa, 22 September 2026, Satgas PPKPT STIKES YKY
Yogyakarta melaksanakan audiensi dan diskusi bersama DP3AP2 DIY. Pertemuan ini
bertujuan untuk memahami program dan kebijakan pemerintah daerah dalam
pencegahan, penanganan, dan pendampingan kasus kekerasan sekaligus membuka
peluang penguatan kerja sama lintas sektor. Salah satu pembahasan utama adalah
program dan kebijakan DP3AP2 DIY dalam upaya pencegahan, penanganan, dan
pendampingan kasus kekerasan di wilayah DIY. Informasi yang diperoleh
diharapkan dapat menjadi referensi bagi Satgas PPKPT dalam menjalankan fungsi
pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan STIKES YKY Yogyakarta.
Pembahasan berikutnya berfokus pada mekanisme koordinasi dan
kolaborasi lintas sektor dalam penanganan kasus kekerasan di wilayah DIY.
Koordinasi antar lembaga menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan
tersedianya layanan yang sesuai dengan kebutuhan korban serta mendukung proses
rujukan kepada pihak atau lembaga yang memiliki kompetensi terkait. Dalam
kesempatan tersebut, Satgas PPKPT STIKES YKY Yogyakarta dan DP3AP2 DIY juga
membahas peluang kerja sama, termasuk pemanfaatan layanan konseling,
pendampingan, rujukan, serta layanan terkait lainnya. Penguatan jejaring ini
diharapkan dapat mendukung Satgas PPKPT dalam memberikan respons yang lebih
terarah ketika menghadapi kasus kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.
Membangun
Lingkungan Perguruan Tinggi yang Aman, Inklusif, dan Bebas Kekerasan
Rangkaian audiensi dan diskusi dengan Rifka Annisa Women’s Crisis
Centre serta DP3AP2 DIY merupakan bagian dari komitmen Satgas PPKPT STIKES
YKY Yogyakarta untuk terus meningkatkan kapasitas dan membangun jejaring kerja
sama dalam pencegahan serta penanganan kekerasan. Hasil audiensi dan diskusi
selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan dalam pengembangan program kerja
Satgas PPKPT STIKES YKY Yogyakarta, khususnya dalam aspek edukasi dan
pencegahan, konseling, pendampingan, mekanisme rujukan, serta penguatan
jejaring layanan, sehingga mampu mendukung terciptanya lingkungan STIKES YKY
Yogyakarta yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.
