admisi@stikesyky.ac.id
0274 - 450691
Jalan Patangpuluhan, Sonosewu, Ngestiharjo,Kasihan, Bantul, DIY
STIKES YKY Yogyakarta Perkuat Budaya Mutu melalui Rapat Tinjauan Manajemen Hasil Audit Mutu Internal

Yogyakarta, 14 Juli 2026 – STIKES YKY Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya mutu melalui penyelenggaraan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai tindak lanjut hasil Audit Mutu Internal (AMI) Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pimpinan institusi untuk mengevaluasi capaian standar mutu, menetapkan kebijakan, serta menyepakati langkah-langkah perbaikan yang akan dilaksanakan oleh seluruh unit kerja dan program studi.

 

Rapat dihadiri oleh Ketua STIKES YKY Yogyakarta, jajaran pimpinan, ketua program studi, kepala unit, auditor internal, serta Unit Penjaminan Mutu (UPM). Kehadiran seluruh unsur pimpinan menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.

 

Kegiatan diawali dengan pemaparan hasil Audit Mutu Internal oleh Kepala Unit Penjaminan Mutu, Tri Arini, S.Kep., Ns., M.Kep. Dalam laporannya disampaikan bahwa Audit Mutu Internal yang dilaksanakan pada 30 Juni–2 Juli 2026 telah mengevaluasi ketercapaian standar mutu pada seluruh program studi dan unit kerja. Hasil audit menunjukkan berbagai capaian yang telah memenuhi standar institusi, sekaligus mengidentifikasi sejumlah peluang perbaikan sebagai dasar peningkatan kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.

 

Kepala Unit Penjaminan Mutu menyampaikan bahwa Audit Mutu Internal merupakan instrumen penting dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang bertujuan memastikan setiap standar dilaksanakan secara konsisten sekaligus mendorong budaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.

 

"Audit Mutu Internal memberikan gambaran objektif mengenai pelaksanaan standar di setiap unit. Hasil audit ini diharapkan menjadi dasar bagi pimpinan dalam menetapkan kebijakan, menyusun prioritas perbaikan, serta memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di STIKES YKY Yogyakarta," ungkapnya.

 

Selanjutnya, Rapat Tinjauan Manajemen dipimpin oleh Ketua STIKES YKY Yogyakarta, Dr. Dewi Murdiyanti, Ns., M.Kep., Sp.KMB. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa setiap hasil audit harus ditindaklanjuti secara nyata melalui program kerja yang terukur.

 

"Audit Mutu Internal tidak berhenti pada penyusunan laporan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana setiap rekomendasi diterjemahkan menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas tata kelola, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan kepada sivitas akademika. Inilah makna utama dari budaya mutu yang terus kita bangun bersama," tegasnya.

 

Dalam forum tersebut, masing-masing program studi dan unit kerja memaparkan tindak lanjut terhadap hasil audit, mendiskusikan berbagai kendala yang dihadapi, serta menyusun strategi penyelesaiannya. Pembahasan berlangsung secara terbuka dan konstruktif sehingga menghasilkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang disepakati bersama, lengkap dengan prioritas program, penanggung jawab, indikator keberhasilan, dan target waktu penyelesaiannya.

 

Melalui Rapat Tinjauan Manajemen, pimpinan STIKES YKY Yogyakarta juga menetapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal sebagai bagian dari siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Keputusan-keputusan yang dihasilkan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas tata kelola institusi sekaligus mendorong tercapainya standar mutu yang telah ditetapkan.

 

Menutup kegiatan, Ketua STIKES YKY Yogyakarta menyampaikan bahwa seluruh Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang telah disepakati harus segera diimplementasikan oleh setiap unit sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan efektif, Unit Penjaminan Mutu akan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala terhadap seluruh rencana aksi yang telah disepakati dalam RTM.

 

"Komitmen kita hari ini tidak berhenti pada kesepakatan. Setiap rencana tindak lanjut akan dimonitor dan dievaluasi secara berkala agar benar-benar terlaksana dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu STIKES YKY Yogyakarta. Dengan demikian, budaya mutu tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi bagian dari tata kelola institusi yang kita jalankan setiap hari," pungkas Dr. Dewi Murdiyanti.

 

Melalui penyelenggaraan Rapat Tinjauan Manajemen ini, STIKES YKY Yogyakarta memperkuat komitmennya untuk terus menghadirkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berkelanjutan. Sinergi antara pimpinan, Unit Penjaminan Mutu, program studi, dan seluruh unit kerja menjadi fondasi penting dalam mewujudkan institusi pendidikan tinggi kesehatan yang berkualitas serta mampu menjawab tantangan perkembangan dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan.